Empat Profesor Termuda di Dunia, Dua Orang dari Indonesia

Img 20220324 wa0036 jpg
Img 20220324 wa0036
Empat profesor termuda di dunia, dua orang dari indonesia 179

Jakarta,Sorotntt.com – Menjadi seorang profesor tentu bukan perkara mudah. Di Indonesia syarat pengajuan profesor diatur dalam PermenpanRB no 46. Selain tingkat pendidikan hingga Doktor atau S3, orang tersebut juga harus memiliki pengalaman kerja sebagai dosen paling singkat hingga 10 tahun.

Namun bagaimana dengan gelar profesor di dunia? Di luar negeri gelar profesor bisa didapatkan apabila orang tersebut memiliki kemampuan akademis yang sangat mumpuni untuk menyandang gelar tersebut dan beberapa persyaratan lainnya yang mirip dengan Indonesia.

BACA JUGA:
Megawati Soekarnoputri Larang Menteri PDI-P Mundur dari Kabinet Jokowi: Implikasi Terhadap Stabilitas Pemerintahan

Tahukah detikers, jika ada beberapa orang yang berhasil menjadi profesor di usia yang masih sangat muda, siapa saja mereka?

  1. Alia Sabur
    Mengutip dari detik News, Alia Sabur berhasil meraih gelar profesor ketika usianya baru 19 tahun. Menurut Guinness Books of Records ia merupakan profesor termuda sepanjang sejarah.

Kecerdasan Alia memang luar biasa. Ia dapat berbicara dan membaca ketika berusia 8 tahun. Ia juga menyelesaikan pendidikan SD pada usia 5 tahun.

BACA JUGA:
Hari Kedua di Labuan Bajo, Presiden akan Tinjau Gladi KTT Ke-42 ASEAN

Alia lalu masuk kuliah pada usia 10 tahun. Sehingga pada umur 14 tahun Alia mendapatkan gelar sarjana sains dalam bidang matematika aplikasi dari University of Stony Brook.

Alia kemudian melanjutkan S2 di University of Drexel dan meraih gelar M.S dan Ph.D dalam sains dan teknik. Alia sempat mengajar di Konkuk University pada tahun 2008.