Frans Aba Calon Gubernur NTT Tawarkan Solusi Hapus Kemiskinan

20230801 043506 1 jpg

SOROTNTT.Com — Frans Aba secara resmi sudah menyatakan siap menjadi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) perideo 2024-2029 mendatang.

Sosok yang menyandang predikat Sarjana Ekonomi dari Universitas Katolik Widya Mandiri Kupang dan gelar doktor dari  Malaysia ini terpanggil untuk membangun NTT untuk membawa wilayah ini keluar dari status daerah termiskin di Indonesia

BACA JUGA:  Maju Pilgub NTT 2024, Johni Asadoma Datar di PSI NTT

Ditemui bebarap waktu lalu, Frans Aba menagatakan Porpinsi NTT merupakan salah satu daetrah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia. Pada Maret 2021, penduduk miskindi PropinsiNTT mencapaisebesar20,99 persen , dengan jumlah penduduk miskin mencapai 1,17 juta jiwa(BPS,2021).

“Kemiskinan di Provinsi NTT terlihat lebih terkonsentrasi di wilayah pedesaan. Padatahun2020, tingkat kemiskinan NTT diperdesaan mencapai 25,26 persen , sedangkan di perkotaan sebesar8,76 persen (berdasarkan data BPS,2021),” jelasnya.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Teken MoU dengan Kejati NTT Terkait Aset Daerah

Sosok yang kini menjadi dosen pasca sarjana Univesritas Atmajaya Jakarta ini mengatakan sejalan dengan kajian dan penelitian sejenis, kondisi kemiskinan diprakirakan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor-faktor terkaitekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh dimensi lainnya, seperti kondisi sosial,budaya, maupunspasia . Dan, target tingkat kemiskinan pada 2023 sebesar 8 persen pada RPJMD Provinsi NTT tahun 2019-2023 (Perda NTT 2019).