Gema Patas Tingkat Kabupaten Manggarai Timur, Berikut Manfaatnya

IMG 20230203 WA0049 1
Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH, M.Hum menghadiri Pencanangan Gema Patas (Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas) di Desa Golo Tolang Kecamatan Kota Komba Utara, Jumat , 03/02/2023.

SOROTNTT.com – Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH, M.Hum menghadiri Pencanangan Gema Patas (Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas) 1 juta Patok Batas Serentak seluruh Indonesia, di Desa Golo Tolang Kecamatan Kota Komba Utara, Jumat , 03/02/2023.

Gema Patas merupakan gerakan yang dilakukan oleh masyarakat para pemilik tanah untuk memasang tanda batas tanah, sesuai batas tanah yang dimiliki.

BACA JUGA:  Kejaksaan Manggarai Nyatakan Berkas Perkara Kepsek SMK Negeri 1 Wae Rii Cs Sudah P21

Pemasangan tanda batas bisa menggunakan patok besi, patok beton, cat sebagai berbatasan tanda batas tanah.

Pencanangan Gema Patas sebanyak 1 juta patok ini merupakan program Presiden Jokowi yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia di 33 provinsi pada Jumat (3/2/2023).

Dengan program pemasangan patok serentak dan berkelanjutan diharapkan akan mengurangi masalah percecokan dan keributan masalah tanah ditengah masyarakat.

BACA JUGA:  Tim Perwirasatu Berencana Akan Laporkan SR ke Polisi Karena Menebarkan Kebencian dan Fitnah

Bupati Agas dalam sambutannya mengatakan, bahwa masyarakat harus memetakan asset yang dimilikinya, terutama tanah.

“Tanah adalah salah satu asset berharga yang kita miliki, karenanya harus didata, dipatok, didaftarkan dan dibuat sertifikat untuk menjaga keamanannya secara administrasi. Jangan lupa juga untuk melakukan koordinasi dengan pemilik lahan yang berbatasan dengan milik kita, para tua adat dan aparat desa. Tanah yang sudah lengkap secara administrasi biasanya memiliki nilai jual yang lebih tinggi.” kata Bupati Agas.