Perekrutan Ilegal vs Pernyataan yang Ilegal

Agustinus Kabur, SH ,(Foto:Ist)

Pernyataan pers Kepala BKN bag petir di siang bolong dahsat, meluluhlantahkan, membombardir bumi nuca lale, yang merasuk, merusak dan menusuk sukma mulai dari Bupati Manggarai, DPRD Manggarai, Kepala Kepegawaian dan OPD, hingga tenaga harian, baik tenaga harian lepas maupun tenaga harian tetap.

Omongan orang ini rasanya seperti serangan pesawat tempur Rusia terhadap Ukrainia. Korbannya lintas umur, lintas waktu dan ruang.

Saya mau lawan pernyataan Kepala BKN itu. Omongannya itu ngawur, justru yang ilegal, tidak etis, melawan hukum tatakrama dan sopan santun.

BACA JUGA:  Soal Natuna, Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Tawar-Menawar Soal Kedaulatan

Dia datang untuk tugas apa? Sebagai Hakim kah? Hanya bawa SK CPNS? Cek THL? Dia itu bukan atasan Bupati, bahkan bukan pula atasan ASN.

Perda APBD yang antara lain menyetujui biaya untuk jasa tenaga harian itu diasistensi ke BKN kah? Sayang…tidak ketemu saya.

Sayangnya, Bupati Manggarai, DPRD Manggarai, Kepala Kepegawaian dan OPD yang rekrut THL pada mati rasa, semua tidak angkat bicara melawan kehadiran tamu seperti ini.

Lebih sayang lagi para THL juga pada diam seribubahasa, terhipnotis…tidak berapi-api seperti ketika datang minta jadi THL. Jawab dong ah!

BACA JUGA:  Pemuda Pancasila Kabupaten Manggarai Berikan Bantuan Sembako Kepada Mama Ika

Penjelasan kepala kepegawaian Kabupaten itu bukan jawaban, bahkan jawaban menjerat.

Dan maaf respons Bupati yang menyatakan akan dibayar dengan uang pribadi itu juga jawaban yang kurang tepat.

Atau mungkin jawaban ekspresi kekesalan terhadap omongan Kepala BKN itu. Sepakat kalau begitu!

Sayang sang tamu sudah pulang dengan melepas bom, tamu provokator yang diterima dengan keagungan budaya adat Manggarai, berupa kepok kapu, topi dan selendang. benar-benar trial by the press. Saya tambahkan trial by the illegal person. kasihan!

Oleh: Agustinus Kabur, SH (Pensiunan ASN dan Kader Partai Demokrat Manggarai)