Presiden Jokowi Sebagai Pahlawan Pariwisata, Suara Dari Rakyat Arus Bawah Melalui KLC Labuan Bajo

Daerah

Labuan Bajo, SorotNTT.com, Hari Pahlawan diperingati setiap tanggal 10 November dan bertepatan pada Rabu (10/11/2021) ini. Tentu momentum peringatan hari Pahlawan ini selalu dikaitkan dengan hari yang dipersembahkan untuk mengenang dan memperingati jasa para pahlawan Nasional.

Namun, peringatan hari Pahlawan kali ini di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT cukup berbeda, pasalnya predikat pahlawan ini mengacu pada hasil karya dari seseorang yang sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Seperti halnya dalam konteks pembangunan Pariwisata.

Pembangunan sektor pariwisata di kabupaten Manggarai Barat tidak mungkin maju seperti yang kita lihat saat ini jika tanpa adanya seorang figur yang bisa dikatakan sebagai pahlawan.

Untuk diketahui beberapa tahun terakhir ini, khususnya di sektor pariwisata, Kabupaten Manggarai Barat mengalami lompatan kemajuan yang signifikan. Kondisi kemajuan itu, setidaknya terlihat dari ‘pesatnya’ pembangunan infrastruktur pendukung, terutama yang ada di kota Labuan Bajo dimana Wajah kota ini sekarang terlihat semakin elok.

Perlu diakui bahwa Manggarai Barat saat ini berubah total karena memang ada figur yang telah berjasa dalam menata potensi kepariwisataan yang ada saat ini.

Lalu siapakah figur yang telah berjasa ini di mata masyarakat Manggarai Barat yang punya andil besar dalam ‘mengangkat dan merubah wajah Manggarai Barat umumnya dan khususnya kota Labuan Bajo.

Untuk diketahui Sosok “Figur” atau pahlawan yang pantas diberikan penghormatan tersebut bukan lain adalah orang nomor satu di Republik Indonesia yaitu Presiden Ir. H. Joko Widodo.

Masyarkat arus bawah Manggarai Barat merasa bahwa patut mereka sampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Jokowi. Karena Ia adalah sosok figur yang telah punya andil yang besar dalam ‘mengangkat dan merubah wajah Manggarai Barat umumnya dan khususnya kota Labuan Bajo.

Menanggapi hal itu, melalui komunitas Komodo Lawyers Club Labuan Bajo, suara arus bawah merasa bahwa momentum peringatan hari pahlawan 10 November ini adalah momentum yang paling tepat untuk memberikan penghormatan kepada figur yang telah berjasa bagi kemajuan di Kabupaten Manggarai Barat ini dengan memberikan penghargaan dua gelar istimewa yaitu sebagai Pahlawan Pariwisata dan gelar “Kraeng”.

BACA JUGA:  Wagub NTT Minta Pemerintah Maksimalkan Penyerapan Garam Produksi Lokal

Pantauan media Sorotntt.com pada Rabu, 10/11/2021 sekitar pukul 09.30 bertempat di Cafe Double L Labuan Bajo, Komunitas Komodo Lawyers Club (KLC) Labuan Bajo menggelar diskusi yang bertajuk : Suara arus bawah : ” Terimakasih Presiden Joko Widodo Telah Membangun Kota Labuan Bajo, Apa Kontribusi Kita ? “.

Kegiatan Diskusi yang diselenggarakan oleh KLC labuan Bajo tersebut menghadirkan narasumber-narasumber yaitu para tokoh masyarakat adat dan budaya Manggarai Barat, para pelaku usaha, para pelaku pariwisata, aktivis lingkungan hidup, dan tokoh buruh.

Plasidus Asis Deornay, S.H selaku ketua Komodo Lawyers Club Labuan Bajo saat membuka kegiatan diskusi ini menyampaikan bahwa Momentum 10 November adalah sebuah momentum dimana kita memperingati hari yang kita sebut sebagai hari pahlawan , dan setiap tahun kita memperingatinya.

Karena itu kata Asis bahwa sangatlah tepat ketika semua warga Negara tanpa terkecuali, patut mengenang dan memperingati hari pahlawan sebagai sebuah momentum bersejarah.

“Hari ini 10 November tentunya kita mengenang seluruh jasa-jasa para pahlawan tersebut baik itu di tingkat Nasional maupun di tingkat daerah”. Saya kira kita bisa menyebutkan satu persatu siapa sajakah pahlawan-pahlawan nasional yang perlu dan patut dikenang dalam jasa maupun perbuatanya,” Ungkap Asis Deornay

Asis menuturkan bahwa tentu kita semua tahu, dan menurut catatan KLC (Komodo Lawyers Club), Bung Karno the founding father’s telah memberikan ruang kemerdekaan kepada kita, sehingga kita bisa menikmati itu sampai detik ini. Ujar Asis

Founding father’s (Presiden Soekarno ) sebagai presiden pertama di Indonesia adalah yang meletakan fondasi dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dialah yang mengajarkan kepada kita pentingnya persatuan, pentingnya saling menghormati, saling tenggang rasa dan lain sebagainya. Tutur Asis

Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa Presiden Soekarno juga memberikan ajaran kepada kita agar kita terus menumbuhkan rasa persaudaraan, rasa persahabatan, rasa silaturahmi kita, lebih khusus dalam hal menjalin hubungan yang baik antar sesama, antar Agama serta antar Suku dan budaya. Jadi begitu banyak hal yang Bung Karno ajarkan. Jelas Asis

BACA JUGA:  Aparat Penegak Hukum Diminta Usut Pengelolaan Dana Bergulir PNPM Yang Macet di Desa Bangka Kenda

Ia juga menandaskan bahwa KLC memulai ini di Labuan Bajo sejak tahun 2020 dan terus melaksanakan diskusi-diskusi kecil dan pada hari ini 10 November KLC mencoba mengambil tema ” Terimakasih Presiden Joko Widodo Telah Membangun Kota Labuan Bajo”.

Lalu pertanyaan lanjutanya kata Asis, kira-kira apa kontribusi kita?.

” Saya kira tema ini bukan tanpa alasan dan kami menggodok ini sejak bulan Oktober dalam diskusi kecil di komodo Lawyers club.
Kami coba mengangkat diskusi yang lebih memberikan inspiratif dan tentunya Komodo Lawyers Club sengaja membuatnya yang kemudian kita mendorong Pemda agar bisa melakukan hal yang sama. Tuturnya

Asis menandaskan bahwa sebetulnya Komodo Lawyers Club hanya sebuah wadah saja untuk mencoba membangkitkan seluruh warga kota Labuan Bajo untuk sama-sama tidak melupakan sejarah. Lalu di momentum ini juga Lanjut Asis bahwa KLC ingin mendorong kepada seluruh pihak, baik Pemerintah, DPRD, maupun seluruh stakeholder untuk coba berbuat sesuatu bagi daerah ini. Mengapa demikian ? Karena begitu luar biasa Presiden Jokowi membangun kota ini yang begitu elok. Tandas Asis

“Kita bayangkan bagaimana dari sekian Presiden, baru kali ini, tidak tahu ada mimpi apa kota ini sampai diperhatikan oleh seorang Presiden Jokowi. Dan itu adalah sebuah anugrah yang luar biasa yang diberikan Tuhan kepada kita Kabupaten Manggarai Barat lebih khusus kota Labuan Bajo,” Tuturnya

Ia mengatakan bahwa momentum 10 November ini tentu sangatlah beralasan, suatu momentum yang sangat tepat untuk memberikan ucapkan terimakasih wepada Presiden Joko Widodo.

lebih lanjut Asis menuturkan bahwa setiap kali Presiden datang ke Labuan Bajo mungkin ucapan terimakasih ini sering disampaikan oleh Gubernur, oleh Bupati, tetapi kali ini kita coba menghantar atau meneruskan serta melanjutkan suara-suara yang berasal dari rakyat jelata yang kita sebut itu sebagai suara arus bawah.

Suara arus bawah mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, bagi Komodo Lawyers Club sangatlah penting untuk diucap. Ungkap Asis Deornay

BACA JUGA:  Plt. Kepala SMKN Wae Ri’i Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Manipulasi Absensi Guru

“Memang wadah kita terbatas, mengucapkan terimakasih kepada presiden Jokowi pada hari ini hanya bisa dilakukan dari jauh walaupun Presiden tinggal di Jakarta tetapi kita mengucapkan ini dari jauh lewat media-media online,”

Diketahui pantauan media Sorotntt.com bahwa selain ucapan terimakasih dari suara arus bawah kepada Presiden Jokowi, Komodo Lawyers Club juga telah menyiapkan dalam bentuk sertifikat penghargaan.

Sertifikat itu sebagai bentuk penghargaan dari masyarakat arus bawah yang di berikan kepada Presiden Jokowi melalui Bapak Marten Mitar sebagai representasi rakyat Manggarai Barat untuk disampaikan atau diteruskan kepada bapak Presiden Jokowi.

Pantauan media ini, bahwa serifikat itu diserahkan secara simbolis kepada bapak Marten Mitar selaku ketua DPRD Manggarai Barat dalam hal ini sebagai penyambung lidah rakyat yang di sebut sebagai suara arus bawah.

Isi sertifikat tersebut berbunyi :

  1. Suara arus bawah memberikan penghargaan kepada Bapak Ir. H. Joko Widodo Sebagai Pahlawan Pariwisata.
  2. Suara arus bawah memberikan gelar kepada Presiden Ir. H. Joko Widodo dengan sebutan adat budaya Manggarai sebagai “Kraeng”.

Sementara itu, selain memberikan sertifikat penghargaan kepada Presiden Jokowi, suara arus bawah juga telah menyiapkan sertifikat yang diberikan kepada Alm. Bapak Fidelis Pranda untuk jasa-jasa baiknya yang telah membangun Manggarai Barat.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung kepada Istri almarhum Fidelis Pranda yaitu Nyonya Elsye Pranda.yang dimana isi dari sertifikat tersebut : suara arus bawah menyematkan Alm. Fidelis Pranda sebagai tokoh Pahlawan Pembangunan Manggarai Barat.

Pedi Pathy