Abrasi di Pota Ancam Pemukiman Warga, Nurkholis Minta Penangangan yang Cepat dan Serius

20240309 125028 jpg

MANGGARAI, SOROTNTT.Com-Abrasi yang terjadi di Pantai Utara Pulau Flores beberapa tahun terakhir ini telah mengancam keberadaan pemukiman warga.

Kali ini terjadi di Pota, Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Pemukiman penduduk kian terhimpit akibat abrasi yang terus terjadi.

20240309 1253083122347262142943628 jpg
Abrasi di Pota

Salah satu warga Kecanatan Sambi Rampas Nurkholis merasa kuatir dan resah atas abrasi yang sekarang sedang melanda Pota tersebut.

BACA JUGA:  Dana Afirmasi Sebesar 29 Miliar Mengalir ke Dinkes Matim

“Persoalan abrasi pantai pota ini sudah pernah ditangani oleh pemerintah dalam bentuk pembuatan tanggul bronjong, namun tidak efektif dan usia ketahanan bronjong hanya 2 tahun. 

Saat ini bronjongnya sudah rusak dan tidak lagi berfungsi penahan ombak. Selama 3 tahun terakhir, setiap dimusim barat, air laut sanpai ke rumah warga pinggir pantai, tutur Putra terbaik Sambi Rampas yang terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur priode 2024-2029 dari Partai Demokrat ini.

BACA JUGA:  Program PKH Dinilai Tidak Tepat Sasaran

Saya intens berkordinasi dengan Bupati sebelumnya Pak Agas Andreas, dan berlanjut saya kordinasi dengan penjabat Bupati Matim Pak Boni Hasudungan Siregar agar persoalan abrasi Pota ini dapat segera ditangani kembali, tapi tidak dengan cara yang sama seperti bronjong