Andreas Agas: Perubahan Kedua Nama Kecamatan, Aspirasi Dari Masyarakat Lamba Leda Raya

DaerahFlores

Borong, SorotNTT.com – Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas, mendeklarasikan perubahan nama   Kecamatan Poco Ranaka menjadi Kecamatan Lamba Leda Selatan, dan kecamatan Poco Ranaka Timur menjadi Kecamatan Lamba Leda Timur , melalui musyawarah besar (lonto leok)  keluarga besar Lamba Leda raya, Sabtu (31/8/2019) di Benteng Jawa.

Dalam sambutannya Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas mengatakan, puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kita di beri rahmat dan kesehatan, sehingga hari ini kita berkumpul disini untuk melaksanakan kegiatan yang merupakan hasil kesepakatan bersama, yaitu pergantian nama dari dua kecamatan, Kecamatan Poco Ranaka menjadi Kecamatan Lamba Leda Selatan, dan Kecamatan Poco Ranaka Timur menjadi Kecamatan Lamba Leda Timur.

“Sedangkan untuk Kecamatan Lamba Leda Utara, Perda sudah keluar dua tahun yang lalu, hanya saja kita tunggu kode wilayahnya, dan Kecamatan Lamba Leda Barat nantinya di Lonto Ulu dan secara undang-undang, ini memungkinkan, intinya tidak merubah batas wilayah,” ujar Agas.

Dirinya mengakui bahwa perubahan nama kedua kecamatan ini bukan semata-mata keinginannya, ini aspirasi dari tokoh-tokoh adat dan masyarakat Lamba Leda raya.

“Ini bukan keinginan saya, ini adalah keinginan masyarakat Lamba Leda raya, yang saya tangkap dan rekam selama menjabat bupati, nanang de lawa, pede dise ende, pede dise ema,” Tandas Agas.

Hal ini sejalan dengan sejarah bahwa Lamba Leda dengan batas, Len Poco Pene, Laun Tacik, awon Sambi Rampas, Salen Wae Naong, batas selatan hutan Poco Ranaka, batas Utara Laut Flores, batas Utara Sambi Rampas, dan barat Kali Wae Naong.

Bupati Agas melanjutkan, di hari yang sangat bersejarah ini, saya mengucapkan terimakasih banyak kepada tokoh adat, keturunan dalu, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan masyarakat di Kecamatan Lamba Leda yang sangat antusias dengan kegiatan yang sangat bersejarah ini.

“Untuk perubahan KTP, itu tinggal dikasi blangko saja, dari capil hanya tinggal rubah kecamatannya,” tutup Agas.

Turut hadir dalam musyawarah besar (lonto leok) ini, anggota DPRD Dapil Lamba Leda, Camat Poco Ranaka Timur, Camat Poco Ranaka , tokoh adat dari Poco Ranaka, Kapolsek Lamba Leda,  kepala desa se Kecamatan Lamba Leda/lurah , tokoh pendidik, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan dan tokoh masyarakat.

Laporan : Dodi Hendra