Bupati Agas Andreas: Pemda Matim Lakukan Berbagai Aksi Konvergensi Atasi Stunting

20220827 053647 2 jpg

BORONG, SOROTNTT.COM- Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH. M.Hum menyampaikan berbagai aksi konvergensi terkait percepatan penurunan stunting untuk menekan jumlah anak stunting di wilayah tersebut.

“Pada tahun 2021 persentase balita stunting sebanyak 13,7 persen, menurun dari 18,7 persen pada tahun 2019,” kata Bupati Manggarai Timur Agas Andreas dalam pidato radio menjelang HUT ke-77 RI yang diikuti dari Labuan Bajo, Selasa, (16/8/2022).

BACA JUGA:  TNI dan Polri Sukses Mengamankan Kunjungan Kerja Jokowi di NTT

Aksi konvergensi percepatan penurunan stunting diantaranya peningkatan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga, penjaminan pemenuhan asupan gizi, dan memperbaiki pola asuh. Selain itu pemerintah daerah juga melakukan peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan serta peningkatan akses air minum dan sanitasi.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, sehingga anak lebih pendek dan memiliki keterlambatan dalam berpikir dibandingkan anak-anak normal seusianya, Tutur Bupati Agas.

BACA JUGA:  Bupsti Hery Resmikan Pembangunan BTS 4G POI

Pada tahun 2021, jumlah seluruh balita di Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 25.231 jiwa. Dari jumlah tersebut sebanyak 22.345 jiwa yang ditimbang. Hasil penimbangan menunjukkan bahwa sebanyak 3.052 jiwa yang mengalami stunting atau 13,7 persen dari total jumlah balita yang ditimbang.