Ketua Hipma Matim Makassar : Setelah “Miskin Ekstrim” Apa signal positif Pemda Matim?

Img 20220327 wa0037 edited
Ketua Umum Hipma Matim Makssar, Husni Mubarak (Foto:Ist)

Borong,Sorotntt.com – Ketua Umum Hipma Matim Makssar, Husni Mubarak mempertanyakan apa signal positif Pemda Matim terhadap Masyarakat Manggarai Timur, setelah Matim mendapat Kategorisasi Miskin Ekstrim.

Diketahui,Sekitar Lima bulan yang lalu melalui survei, Kabupaten Manggaarai Timur – Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang bersumber pada survei sosial ekonomi nasional (SUSENAS) tahun 2020. Kabupaten Manggarai Timur (Matim) masuk dalam daftar lima Kabupaten yang mengalami kemiskinan ekstrem di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

BACA JUGA:
Kades Golo Lijun di Manggarai Timur Keluhkan Akses Internet yang Sangat Sulit di Wilayahnya

Data yang dihimpun, Kabupaten Matim berada pada persentase 15,43 persen kemiskinan ekstrem. Jumlah penduduk miskin ekstrem di kabupaten itu sebanyak 44.630 orang. Sedangkan jumlah penduduk keseluruhan pada 2021 sebanyak 276.155 jiwa.

Ketua Umum Hipma Matim, Husni Mubarak, menerangkan dari hasil data ini bahwa 44.630 adalah jumlah penduduk yang bukan sedikit. Ini stengah dari jumlah rasio penduduk secarah keseluruhan.

BACA JUGA:
Kabupaten Manggarai Timur Untuk Ke-5 Kalinya Raih Predikat WTP

“Oleh karean itu harus benar-benar dijelaskan melalui data juga , masyarakat butuh penjelasan dari hasil data tersebut. apa sebenarnya yang menjadi sebab utama, sehingga Mangarai Timur dikategorikan Miskin Ekstrim. Masyarakat butuh signal postif dari Pemda Manggarai Timur tentunya, terkait sebasar apa upaya Pemda Matim, untuk menangulangi Miskin Ekstrim dengan Cepat dan tepat.”, Terang Husni kepada media ini Minggu,27/3/2022.