SMA Negeri 2 Macang Pacar Lakukan Gerakan Penghijauan

Labuan Bajo, Sorotntt.com,- Penghijauan merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab manusia terhadap lingkungan agar tetap kelihatan sejuk dan asri.

Kegiatan ekstrakurikuler ini merupakan kegiatan wajib oleh warga SMA Negeri 2 Macang Pacar untuk menyadarkan diri dan mengedukasi peserta didik.

Melalui gerakan ini warga sekolah dalam hal ini para guru dan siswa serentak berkolaborasi menanam pohon bersama di kebun sekolah.
Menanam pohon panggilan ini merupakan bentuk  wujud kerjasama dari kepala sekolah, para guru dan peserta didik SMA Negeri 2 Macang Pacar.

Para guru dan siswa serentak berkolaborasi menanam pohon bersama di kebun sekolah (Foto : Deo Hironimus)

Primus Baru, S.Pd., selaku kepala seksi kesiswaan SMA Negeri 2 Macang Pacar menuturkan bahwa gerakan menanam pohon bersama adalah bentuk kepedulian dan antusias dari kita semua, jika lingkungan sejuk maka udara yang kita hirup segar.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa, pengadaan bibit pohon yang ditanam hari ini bentuk kepedulian bersama karena sudah di siapkan dari rumah oleh peserta didik dan para guru itu sendiri. Jika sudah tanam setiap warga sekolah wajib merawat, sebagai bentuk dan panggilan hidup; Tegasnya.

BACA JUGA:  Pastor Paroki Pacar Rayakan Misa Minggu Prapaskah I di Gua Maria Watu Hengkal
Kepala SMAN 2 Macang Pacar saat mendampingi siswa untuk menanam pohon di lingkungan sekolah. (Foto : Deo Hironimus)

Sementara itu, kepala SMA Negeri 2 Macang Pacar Yufentus Panok, S.Pd.,Gr  mengimbau kepada para guru, pagawai dan peserta didik agar selalu dilestarikan kesejukan kebun sekolah.

Yufentus, menegaskan bahwa dirinya mengaku antusias jika peserta didik sudah belajar menanam sejak dini.

“Gerakan menanam pohon, panggilan ini  sebagai bentuk tanggung jawab setiap warga sekolah.  Melestarikan lingkungan sekolah merupakan bentuk kepedulian juga antusias bersama,” Ungkap Yufentus

Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa proses kegiatan pembelajaran  bukan hanya di dalam ruangan saja tetapi ada juga pembelajaran di luar ruangan untuk berimajinasi , jika lingkungan sekolah sejuk maka udara yang kita hirup segar, sehingga lingkungan yang baik sangat diperlukan agar prosesnya berjalan dengan lancar dan kondusif. Kegiatan ini merupakan salah satu program ekstrakulikuler rutin yang wajib dilaksanakan.

BACA JUGA:  Kemenkes Bangun RSUP Kupang, Ini Kata Wagub NTT

Ada pun bibit pohon yang disiapkan para  guru dan pegawai, dan peserta didik yakni, Pohon durian, Alfokat, Jeruk ,Safo ,Jambu biji, jati putih, Mahoni, dan lain-lain. Setiap warga sekolah  diwajibkan untuk menjaga, merawat sehingga benar -benar tumbuh dan  menghasilkan buah.

Lingkungan yang sejuk dan asri juga menjadi salah satu hal yang bisa meningkatkan manfaat lingkungan sekolah untuk keberlansungan pembelajaran juga dapat memberikan manfaat.

Pentingnya penamaan pohon di lingkungan sekolah kata Yufentus yakni :

Pertama, menjadi salah satu obyek  kenangan buat peserta didik  yang sudah tamat  karena  pada prinsipnya yang selalu di kenang itu bukan karena dia prestasi dibidang Akademik tetapi diimbangi bukti nyata hasil karya yang pernah buat untuk lembaga yaitu melalui menanam pohon.

BACA JUGA:  Memburu Katak

Kedua, Melatih peserta didik untuk bekerja dan bertanggung jawab atas pekerjaannya sehingga berhadapan dengan dunia usaha siswa sudah diasa dengan berbagai pengalaman yang ada di sekolah ,terutama bagi siswa yang tidak lanjut keperguruan tinggi.

Ketiga, Suatu program lanjutan  di SMAN 2 Macang Pacar pada tahun sebelumnya. Penanaman pohon jangka panjang seperti Pohon Mahoni sehingga kali ini menanam pohon yang dominan  yang jangka pendek seperti pohon Alfokat ,Mangga , Safo  ,Durian dan Jeruk yang menghasilkan buah, menjadikan pendapatan buat sekoalah,” Ungkapnya. HD/P