Mencintai Allah Tanpa Mencintai Gereja Itu Kemunafikan (Yoh 15:9-17)

20240505 071204 jpg


(Renungan Hari Minggu Paskah VI)

“Mencintai Allah tanpa mencintai Gereja adalah sebuah kemunafikan. Sebagaimana mencintai Allah dengan mengikuti dan melaksanakan kehendakNya, maka dengan mencintai Ajaran dan Hirarki Gereja kita mengungkapkan cinta kita kepada Allah.”

Gereja tidak bersih, tapi kotor entah karena penyelewengan oknum Uskup, imam dan umat. Namun tidak menghalangi Cinta dan Belas Kasih Allah bagi GerejaNya. Bahwa hingga hari ini Gereja tetap bertahan di tengah berbagai persoalan yang menimpa Gereja entah itu dari oknum uskup, imam maupun umat bukan karena kebaikan Gereja melainkan karena kebaikan Allah yang mau mencintai kekurangan, kelemahan dan kotornya Gereja.

BACA JUGA:  Pelaksanaan Perayaan Natal di Kabupaten Manggarai Berjalan Aman

Namun bukan berarti kita menyetujui tindakan segelintir oknum uskup, imam dan umat yang menodai Gereja. Tindakan menodai Gereja bukan hanya masalah-masalah besar yang diliput oleh media-media lokal, nasional maupun internasional, namun juga dalam masalah-masalah sederhana didalam Gereja sendiri seperti menabrak aturan, pedoman bahkan Magisterium Gereja hanya untuk menyenangkan sekelompok umat ataupun oknum uskup maupun imam.