Mohammad Haikal Ghifary atlet Taekwondo Indonesia

Mohammad Haikal Ghifary Harumkan Nama Indonesia di Kejuaraan Taekwondo Championship 2019 Thailand

Olahraga

BANGKOK, SorotNTT.com – Sungguh diluar dugaan dan prediksi, Mohammad Haikal Ghifary, atlet Taekwondo Indonesia berusia 12 tahun yang tergabung dalam Harry Tomatala Taekwodo Club menyumbangkan medali emas pada kejuaraan “International Choi Young Seok Taekwondo Championship 2019 – Kukkiwon Cup” yang berlangsung di Thailand pada tanggal 9 Februari 2019.

Mohammad Haikal Ghifary
Mohammad Haikal Ghifary, atlet Taekwondo berusia 12 tahun, saat menerima medali emas.

Murid SDIT Dinamika Umat Kahuripan yang duduk di kelas VI ini merupakan atlet binaan dan didikan Asadul Usud Boyratan pelatih PPLM DKI Jakarta dan Pelatih Utama Harry Tomalata Taekwondo.

Awalnya tidak menjadi target juara oleh Asadul karena Haikal merupakan murid yang masih junior dan baru satu tahun berlatih Taekwondo.

Kejuaraan ini merupakan kali pertama bagi Haikal di kancah internasional. Haikal memang sengaja diturunkan di kejuaraan internasional karena selama bertanding dan mengikuti kejuaraan di Indonesia dari 7 kejuaraan Haikal memperoleh 6 medali emas dan 1 perak.

Tapi sebagai pelatihnya, Asadul percaya dan yakin muridnya bisa memberikan perlawanan dan permainan yang terbaik. Kepercayaan dan keyakinan Asadul terjawab sudah setelah Haikal masuk partai final dan menumbangkan atlet tuan rumah asal Thailand. Melalui permainannya Haikal melibas 3 lawannya dari Thailand sekaligus dengan skor yang cukup jauh. Partai pertama 31 – 2, partai kedua 61 – 44.

Mohammad Haikal Ghifary
Mohammad Haikal Ghifary, atlet 12 tahun penerima medali emas di kejuaraan
International Choi Young Seok Taekwondo Championship 2019.

“Di pertandingan final nyaris kalah dengan tertinggal poin 0 – 7 dari lawannya namun mampu dikejar dan akhirnya berhasil sebagai pemenang dengan poin 34 -16. Atas permainannya Haikal mendapat apresiasi langsung dari pelatih Timnas Taewkondo Thailand Choi Young Seok,” papar Asadul.

Dul, begitulah sapaan akrab mantan Atlet Terbaik DKI Jakarta ini, memang sering membawa para atletnya untuk bertanding di setiap kejuaraan internasional seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

“Hal ini saya lakukan untuk meningkatkan jam terbang dan melihat sejauh mana kemampuan dan teknik yang sudah dikuasai para muridnya.” papar pendiri Taekwondo Backpaker Indonesia ini. [TIM)