Sarjana Agama Islam di Matim Pilih Menjadi Petani

20240308 205044 jpg

MANGGARAI TIMUR, SOROTNTT.Com- Diera modern sekarang ini menjadi petani merupakan pekerjaan yang mulia dan menjanjikan, tentunya apabila dijalankan dengan sungguh-sungguh dan Profesional.

Latar belakang pendidikan tidak lagi menjadi penghalang bagi seseorang untuk menjadi petani seorang petani, tetapi kemauan dan kerjakeraslah yang menjadi modal dasarnya.

Demikianlah yang dilakukan Husni Ul Anwar atau yang biasa disapa “Cunik”, seorang anak muda kreatif yang berasal dari Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur(Matim), NTT. Beliau memilih menjadi petani sebagai mata pencaharianya.

BACA JUGA:  BOPLBF Gelar Lokakarya Pengolahan Limbah Sebagai Upaya Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Lulusan salah satu Universitas di Kupang, Fakultas Agama itu kini nyaman dengan profesinya sebagai petani dan beliau telah menekuninya semenjak 2 tahun lalu.

Saat ini ia kosentrasi menanam jagung, dan pada tahun lalu ia berhasil memanen jagung sekitar 5 ton. Itupun dengan peralatan seadanya serta modal yang pas-passan saja.

Cunik tidak patah semangat, dia terus melangkah. Saat ini dia memasuki tahun yang kedua. Dengan luas lahan garapan yang tidak berbeda dengan satu tahun yang lalu.