Daerah

Longsor di Colol, Satu Anak Meninggal Dunia, Dua Orang Dilarikan Ke Rumah Sakit

Img 20230323 wa0166 1

SOROTNTT.COM-Bencana tanah longsor terjadi di Desa Colol, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, sekitar pukul 11.00 WITA, pada Kamis 23 Maret 2023.

Diinformasikan bahwa wilayah Colol dan sekitarnya dilanda hujan dalam beberapa hari terakhir walalupun pada saat kejadian cuaca cerah.

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Manggarai Timur telah berada di lokasi longsor dan melalukan assessment serta mengambil tindakan untuk mengurangi risiko bencana sejak siang hari.

Saat ini material longsor yang menutupi badan jalan sudah selesai dibersihkan dan saat ini akses jalan sudah bisa dilalui kendaraan. Pembersihan badan jalan dilaksanakan dengan bantuan alat berat milik PT Menara yang berada di lokasi.

BACA JUGA:  AKBP Mas Anton Widyodigdo, Sosok Polisi Peduli Yang Dicintai Masyarakat

Bencana longsor ini menelan 1 korban jiwa dan 2 korban lainnya mengalami luka yang cukup parah dan saat ini sedang di rawat di Rumah Sakit.

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH, M.Hum; melalui Sekretaris Daerah, Ir. Boni Hasudungan menyampaikan ucapan turut berduka mendalam untuk korban meninggal.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Manggari Timur, saya menyampaikan turut berduka mendalam untuk korban meninggal bencana longsor di Colol hari ini. Dua korban lainnya yang mengalami luka sudah mendapatkan perawatan intensif.

BACA JUGA:  Pembangunan Mushola di Matim,Masyarakat Wae Reca: Kami Sangat Toleransi Tapi Jangan Tipu Kami

Salah satu korban yang dirujuk ke RS Siloam tadi langsung kita aktifkan kartu BPJS nya, sehingga keluarga korban tidak perlu berpikir soal biaya lagi.

Tim BPBD juga tadi langsung menuju lokasi bencana dan melaksanakan koordinasi sehingga penanganan bencana bisa berlangsung cepat.

Material longsor sudah berhasil disingkirkan dari badan jalan, sehingga bisa dilalui dan saat ini listrik tetap menyala diwilayah Colol.

BACA JUGA:  Sekapur Siri Bongkok Bupati Matim pada acara Pembukaan Pesta Rakyat dan Syukuran Pelantikan.

Bantuan untuk korban juga sudah diberikan dari Pemda Matim berupa 6 karung beras serta bantuan air bersih.

”Selain itu, Sekda Matim juga menghimbau masyarakat untuk selalu waspada.

“Kami menghimbau masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana untuk selalu waspada. Jika perlu sebaiknya mengungsi dulu, apalagi kalau sudah ada tanda-tanda berupa longsoran kecil atau batu yang jatuh.”