Proyek Pugar di Areal “Tanah Sengketa” Nanga Banda Reok Senilai 3 Miliar Diduga Mubazir

20220328 105511 4 scaled jpg

Ruteng,SorotNTT.Com-Wilayah pantai utara Kabupaten Manggarai,Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi besar yang melimpah di sektor kelautan dan perikanan.

Salah satu potensi yang perlu dikembangkan di wilayah ini adalah garam krosok Reok. karena merupakan bagian dari kebutuhan pokok yang di konsumsi manusia.

Namun di sisi lain, rendahnya produktivitas dan kualitas garam krosok Reok belum mampu memenuhi kebutuhan garam lokal di daratan Flores.

BACA JUGA:
Persematim Bagi Angka Dengan PS Malaka di Laga Pembukaan ETMC 2022

Oleh karena itu, upaya pengembangan usaha garam krosok Reok melalui penguatan partisipasi masyarakat perlu di tingkatkan dan diperhatikan secara serius di masa yang akan datang.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya produktivitas dan kualitas garam krosok Reok, antara lain faktor cuaca dan iklim ekstrim, kualitas garam rakyat yang kurang bersaing, teknologi yang belum berkembang, sarana dan prasarana produksi garam rakyat yang kurang memadai serta kemampuan pemasaran garam rakyat yang umumnya masih skala lokal. Hal ini menyebabkan garam krosok Reok cenderung kalah saing dengan garam import.