Saluran Irigasi Tertutup Material Proyek, Warga Dampek Protes

20240304 180802 jpg

MANGGARAI TIMUR, SOROTNTT.Com– Puluhan hektar sawah milik para petani di Dampek, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Terancam tidak digarap.

Hal ini sebagai akibat dari adanya material proyek yang dikerjakan PT. Wijaya Graha Prima(WGP) menutup saluran irigasi yang mengaliri sawah masyarakat tersebut.

Akibatnya sampai saat ini masyarakat kesulitan mendapat pasokan air yang bisa mengalir kesawah mereka, padahal sekarang memasuki musim untuk menggarap sawah-sawah tersebut.

BACA JUGA:  Pemda Manggarai Timur Serahkan Modal Usaha Kepada THL yang Tak Diperpanjang Kontrak

Kepada media ini dilokasi pada Senin 4 Maret 2024, Salah satu petani bernama Selis Dewasa menyampaikan, sekarang ini kami terancam tidak bisa menggarap lahan sawah kami.

Kehidupan kami bergantung pada penghasilan sawah-sawah ini, tapi kalau kondisinya seperti ini maka kami sangat keberatan, kami bersyukur karena jalan diperbaiki namun tidak juga mengorbankan kami sebagai pemilik lahan sawah.

BACA JUGA:  Penyuluhan Hukum, Terus Dilakukan Cabang Kejaksaan Negeri Reok

Rofinus Murtin Ketua Kelompk Tani Mekar Sari, mengatakan, ahir-ahir ini kami kesulitan mendapatkan air dikarenakan saluran irigasi tertutup material proyek pengerjaan jalan Dampek-Benteng jawa ini.