Tobias Wanus: Pantas Riski Adalah Jawaban Yang Tepat Untuk Mabar

Daerah

Lembor SorotNTT.com- Tobias Wanus kader partai kebangkitan bangsa (PKB) pada konstelasi pilkada Mabar mendukung paket Pantas-Riski pada pilkada 9 Desember mendatang.

Tobias Wanus sendiri menggelar pertemuan dengan para pendukung dan simpatisan pada hari Minggu 13 September 2020 untuk mengarahkan dukungannya ke paket Pantas-Riski dalam pemilu kali ini.

Untuk diketahui Tobias salah satu kandidat kuat dalam konstelasi pilkada kabupaten Manggarai Barat berpasangan dengan mantan ketua DPD 2 partai Golkar kabupaten Manggarai Barat Mateus Hamsi dengan nama paket HATI, namun mereka gagal maju.

Dalam pertemuaan itu Tobias Wanus mengungkapkan segalanya untuk meredamkan situasi yang semakin memanas karena dirinya tidak dapat tiket untuk mendaftar di KPUD Mabar.

Saat ditanya oleh media terkait sikapnya, dirinya siap menanggung resiko karena melawan arus dengan tugas partai ungkapnya.

Kepada ratusan masa yang hadir dalam pertemuan itu, Tobias mengarahkan harus menangkan paket Ir. Pantas Ferdinandus M. si dan Hj. Andika Riski Nur Cahaya D, SH(Pantas-Riski)Sebagai calon bupati dan wakil bupati periode 2020-2025.

Didepan pendukung Tobias menyampaikan bahwa kita harus ke paket Pantas-Riski karena paket ini benar-benar maju bertarung untuk membangun kabupaten yang tercinta, karena sosok mereka berdua tidak diragukan lagi kepemimpinannya, apalagi dalam pertarungan ini tidak ditunggangi oleh elit-elit untuk kepentingan di kabupaten kita untuk mengambil pontensi yang ada jelasnya.

Karena kami tidak bisa merebutkan parpol sebagai persyaratan di pencalonan di KPUD sebagai perserta dalam pilkada Mabar, maka kita rapatkan barisan untuk melawan boneka titipan investor untuk merebut kuasa di kabupaten Manggarai Barat.

mmMenurut Tobias pula jalan keluar kita ya harus tetap bersama paket Pantas- Riski, karena mereka tidak ditunggangi oleh siapa – siapa dalam pertarungan ini”.

Pantauan media ini , hadir dalam pertemuan itu calon bupati dan wakil bupati Ir. Pantas Ferdinandus M. Si dan Hj Andika Riski Nur Cahaya D, SH.