Ketua Komite SMKN I Wae Ri’i; Niat Kami Menyelamatkan Anak Kami dan Lembaga ini

Daerah

Ruteng, SorotNTT.Com-Polemik yang terjadi di SMKN I Wae Ri’i terus mendapat sorotan dari berbagi pihak, dengan berbagai tanggapan yang berbeda pula.

Beragamnya tanggapan tersebut mendorong Ketua Komite SMKN I Wae Ri’i, Damianus Jurus untuk menyampaikan pendapatnya atas polemik yang terjadi tersebut.

Kepada SorotNTT.Com, Minggu 20 September, Damianus menyampaikan bahwa secara umum kondisi di SMKN I Wae Ri’i aman-aman saja, karena proses pendidikan masih berjalan normal sesuai dengan situasi dan kondisi sekarang ini.

Saya sampaikan ini karena yang tergambar diluar dengan berbagai tanggapan yang berbeda tentang polemik di sekolah ini seakan-akan semua berantakan dan tidak berjalan proses pendidikan itu, sekali saya tegaskan disini aman-aman saja.

Sebagai ketua Komite tentunya kami berkewajiban untuk terus memantau segala perkembangan yang terjadi, ini penting sehingga kita bisa menentukan sikap apa yang diambil untuk kebaikan lembagai ini, tegas Damianus.

Damianus juga menyampaikan rasa kekecewaanya atas situasi yang terjadi, dimana kami sebagai lembaga yang resmi di sekolah ini dan menjadi perwakilan orangtua murid tidak dihargai untuk menyelesaikan masalah ini, padahal kami punya hak.

Malah yang terjadi sekarang banyak sekali muncul berbagai pihak yang menunjukkan niatnya untuk menyelesaikan polemik ini, tetapi malah memperkeruh situasi, hanya membela pihak tertentu, tetapi mengabaikan pihak lain.

Jujur ini masalah erat kaitanya dengan tugas kami sebagai ketua Komite, tapi koh kami diabaikan, kesal Damianus.

Oleh karena itu saya selaku ketua Komite SMKN I Wae Ri’i menyampaikan bahwa kami tetap mengikuti proses hukum atas loporan terhadap Kepala Sekolah dan saya, biarkan ini berjalan, karna kami merasa soal keuangan sama sekali tidak ada persoalan.

Terkait guru Komite yang telah kami rekrut sebanyak 9 orang dan satpam 2 orang, itu berdasarkan hasil rapat Komite SMKN I Wae Ri’i dan sesuai dengan kebutuhan yang ada di sekolah ini.

Kami juga mengharapkan agar semua pihak yang peduli dengan polemik di sekolah ini, untuk lebih obyektif dalam memberi pendapatnya, dengan melihat semua aspek tanpa menyudutkan pihak tertentu, dan membela kelompok tertentu.

Damianus juga mengharapkan kepada pihak yang berkompeten dalam menyelesaikan polemik ini, agar kiranya bisa membantu membiayai para guru komite yang ada , yang bersumber dari keuangan negara, sehingga beban dari orang tua murid semakin berkurang.

Selama ini segala solusi kami upayakan untuk kebaikan lembaga ini, namun ketika ada polemik justru cemoohan yang kami dapatkan, padahal kita telah membawa sekolah ini kepada prestasi yang membanggakan, baik ditingkat Propinsi maupun pihak Nasional.

Kenapa para pihak diluar sana justru tidak menganggap itu semua ada, tanya Damianus; harusnya obyektif dan tidak memperkeruh situasi serta mencari solusi kalau memang itu bisa.

Melihat semua situasi ini saya tegaskan kepada semua pihak, mari menghargai kami sebagai perwakilan masyarakat yang  ada di SMKN I Wae Ri’i ini, biarkan kami menentukan langkah yang kami ambil, karna semua yang kami lakukan demi untuk keselamatan anak-anak kami serta keselamatan lembaga ini, tutup Damianus.