Negara Papua Nugini Umumkan Darurat Nasional 14 Hari, Ada Apa?

20240112 114105 jpg

SOROTNTT.Com-Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat selama 14 hari di ibu kota Port Moresby, usai kerusuhan berujung penjarahan dan pembakaran toko-toko telah menewaskan 15 orang.

“Hari ini (11/1) kami menyerukan keadaan darurat selama 14 hari di ibu kota negara kami,” kata Perdana Menteri Papua Nugini James Marape, dikutip AFP.

Berdasarkan keputusan tersebut, Marape telah memerintahkan lebih dari 1.000 tentara bersiaga untuk turun tangan “jika diperlukan”.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Kembali Serukan Penghentian Kekerasan di Myanmar

Dalam beberapa jam terakhir, kerusuhan bahkan telah meluas ke kota Lae, yang jaraknya sekitar 300 kilometer ke arah utara.

Marape mengatakan tentara bisa melakukan intervensi untuk mengatasi situasi apa pun yang mungkin timbul dalam beberapa waktu ke depan.

Kerusuhan besar terjadi di Papua Nugini pada Rabu (10/1), usai warga melakukan demo besar-besaran di Port Moresby. Sejumlah besar pertokoan juga dijarah dan dibakar dalam peristiwa itu.

BACA JUGA:
Presiden Berduka Atas Tragedi Kerusuhan Sepakbola di Stadion Kanjuruhan Malang

ABC Net melaporkan ratusan warga berdemonstrasi di gedung parlemen di Port Moresby usai terjadi eror dalam pembayaran gaji para pegawai negeri sipil (PNS).