Reses anggota DPRD Kota Kupang dari Fraksi Partai Nasdem

Reses Anggota DPRD Kota Kupang dari Fraksi Partai Nasdem

Daerah Timor

Kupang, SorotNTT.com – Anggota DPRD Kota Kupang dari Fraksi Partai Nasdem, Yuvensius Tukung melakukan kegiatan reses kedua di tahun 2019. Kegiatan Reses tersebut bertempat di Kelurahan Liliba RT 20 dan RT 41, pada hari Sabtu (2/2/2019), sekitar pukul 16:30 Wita.

Wakil rakyat ini bertemu dengan para konstituennya, berkomunikasi langsung sehingga bisa mengenali masalah yang masyarakat rasakan.

“Masa reses ini merupakan kegiatan DPRD diluar kegiatan masa sidang. Melalui reses anggota DPRD bisa menjumpai konstituennya di dapil masing-masing. Kegiatan reses bertujuan untuk menyerap dan menggenapi aspirasi masyarakat, guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis pada konstituen di daerah pemilihan, sebagai wujud kehadiran perwakilan rakyat dalam pemerintahan.”

Sebelum anggota DPRD itu berbicara mengenai kegiatan resesnya, mewakili warga RT 41,

Ketua RT 41 menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang di RT 20 dan RT 41 kepada anggota DPRD Yuvens, karena RT 20 dan RT 41 baru pertama kali didatangi anggota DPRD saat masa reses.

Yuvensius Tukung mengatakan pada sore hari ini merupakan reses ke 48 sejak 4 tahun belakangan dan 12 titik di Kelurahan Liliba.

“Maksud dan tujuan kehadiran saya, pertama adalah perintah secara konstitusi. Jadi amanah kami ini wajib ditugaskan untuk reses itu pekerjaan utama DPRD. Mitra kerja kami itu pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kesejahteraan sosia,l dan bencana alam,” katanya.

Reses itu masa dimana DPRD melakukan kegiatan diluar masa sidang, atau berhenti sejenak untuk kembali ke dapil.

“Oleh karena itu, kedatangan saya untuk berkomunikasi langsung sehingga bisa mengenali masalah yang masyarakat rasakan. Sebenarnya saya di sini lebih banyak mendengar apa sebenarnya kegelisahan dari bapa mama, apa kiranya problem atau masalah di sini yang bapa mama rasakan dan alami,” lanjutnya.

Reses itu suatu kewajiban dan tanggung jawab. Untuk menjadi juru bicara paling tidak saya harus punya bekal, untuk mendapat bekal ini saya harus turun ke masyarakat, kalau tidak bagaimana DPRD punya bekal. Apa yang harus dibicarakan kalau tidak ada informasi  yang saya dapat,” pungkasnya.

Warga RT 20 dan RT 41  menyampaikan beberapa keluhan antara lain, mohon perhatian pemerintah untuk membangun SDM, harus prioritas anak Kota Kupang, tata perencanaan pembangunan dinilai tidak matang, masalah sampah juga harus diperhatikan karena permasalahan sampah ini akan terus ada jika tidak ada bak penampung sampah dan ini penting untuk menjaga kebersihan lingkungan, titik lampu harus tersedia, terjadi kekurangan berapa lampu yang dibutuhkan untuk dipasang di beberapa titik, serta saluran drainase perlu diperhatikan agar air mengalir lancar. Karena drainase sangat penting, apabila saat turun hujan, maka air hujan tidak akan merembet ke aspal. (Hendikus Aditono)